Memahami Pembacaan kode IP Peralatan Listrik

Pernahkah anda membaca kode dengan tulisan IP.... pada sebuah peralatan ? Biasanya kode ini sering ditemukan pada peralatan listrik. Apa sih arti kode IP tersebut? Menurut PUIL 2011 atau SNI 0225:2011 pada lampiran G (MOD) halaman 146, Kode IP (International Protection) adalah sistem kode untuk menunjukkan tingkat proteksi yang diberikan oleh selungkup dari sentuh langsung ke bagian yang berbahaya, dari masuknya benda asing padat, dari masuknya air, dan untuk memberikan informasi tambahan dalam hubungannya dengan proteksi tersebut. Pada standar SNI, Kode IP mengacu sepenuhnya pada IEC 60529. Standar lain juga menjelaskan tentang kode ini seperti pada CEI EN 60529/1997, pada dasarnya arti kode-kode IP tersebut antara standar satu dengan lainnya adalah sama sehingga tidak akan memunculkan multi tafsir yang bisa berakibat fatal karena perbedaan definisi. Pada standar lain memungkinkan diberlakukannya kode tambahan baru tentang informasi proteksi tersebut tanpa merubah kode standard sebelumnya yang berlaku.

Dulu saat diperkuliahan arti dari IP pada kode IP peralatan listrik saya mengenalnya dengan singkatan Ingress Protection yang berarti memproteksi jalan masuk suatu benda ke peralatan yang diproteksi. Ternyata pada standar IEC 60529 dan SNI atau puil, IP tersebut adalah kepanjangan dari Internasional Protection. Tapi hal tersebut tidak perlu diperdebatkan selama definisi yang dimaksudkan adalah sama. Bahasa Internasional sebagai pengganti "Ingress" mungkin memiliki pengaruh lebih luas bahwa kode IP tersebut merupakan standar internasional yang memuat informasi proteksi sebuah alat.

Susunan kode IP

Susunan kode IP terdiri dari huruf kode IP, 2 angka setelahnya, 1 atau 2 huruf setelah angka yang sifatnya opsional (bisa ada atau tidak)

Susunan kode IP

Jika angka karakteristik tidak dipersyaratkan untuk ditentukan, maka dapat diganti dengan huruf “X” (atau “XX” jika kedua angka dihilangkan). Huruf tambahan dan/atau huruf suplemen dapat dihilangkan tanpa penggantian.

Jika digunakan lebih dari satu huruf suplemen, maka harus diterapkan urutan abjad.

Jika suatu selungkup memberikan tingkat proteksi yang berbeda untuk susunan pemasangan yang berbeda, maka tingkat proteksi yang relevan harus ditunjukkan oleh pabrikan dalam buku instruksi yang berkaitan dengan masing-masing susunan pemasangan.

Berikut informasi tabel kode IP yang menjelaskan kode angka pertama dan kedua setelah huruf "IP" yang mudah-mudahan bisa lebih difahami.

Arti angka pada kode IP
Arti angka pada kode IP
Pada tabel G-1 Elemen Kode IP yang terdapat pada SNI 0225:2011 dijelaskan sebagaiberikut :

Tabel elemen kode IP dalam PUIL

Angka IP pada peralatan tersebut tentunya dicantumkan berdasarkan pengujian yang sudah disyaratkan dalam standar yang mengaturnya yaitu IEC 60529. Jadi tidak asal dicantumkan tapi bisa dipertanggung jawabkan karena sudah lolos melewati uji khusus sesuai dengan angka IP yang dicantumkan.

Contoh penggunaan kode IP

Contoh berikut ini adalah untuk menjelaskan penggunaan dan susunan kode IP dalam PUIL:

a) IPXXB:
Angka pertama diganti huruf X : tidak ada persyaratan untuk proteksi dari masuknya benda asing padat.

b) IP2X :
Angka pertama (angka 2) : dipersyaratkan proteksi dari masuknya benda asing padat dengan diameter >= 12,5 mm dan proteksi manusia dari sentuh langsung dengan jari ke bagian berbahaya.
Angka kedua diganti huruf X : tidak ada persyaratan untuk proteksi dari masuknya air.

c) IP4X :
Angka pertama (angka 4) : dipersyaratkan proteksi dari masuknya benda asing padat dengan diameter >= 1,0 mm dan proteksi manusia dari sentuh langsung dengan kawat (berdiameter >= 1,0 mm) ke bagian berbahaya.
Angka kedua diganti huruf X : tidak ada persyaratan untuk proteksi dari masuknya air.
Angka kedua diganti huruf X : tidak ada persyaratan untuk proteksi dari masuknya air.
Huruf B : dipersyaratkan proteksi manusia dari sentuh langsung dengan jari ke bagian berbahaya.

Berikut ini saya tampilkan tabel lainnya sebagai informasi kode IP yang lebih informatif dan mudah dipahami yang saya kutip dan dialih bahasa dari standard Internasional CEI EN 60529/1997.

Tabel standar kode IP dan artinya

Tabel diatas menjelaskan standar kode IP yang digunakan pada peralatan serta definisi dari kode IP yang digunakan tersebut. Cara pembacaan tabel tersebut adalah dengan cara menarik definisi pada 2 buah kolom bagian kiri atau horizontal untuk angka pertama setelah kata IP, dan menarik definisi ke bagian atas atau vertikal untuk kode angka kedua setelah kata IP

Contoh 1 :
Pada sebuah peralatan listrik tertera kode IP dengan tulisan IP21 artinya bahwa peralatan tersebut (lihat angka 2 sebagai angka pertama kode IP, tarik definisi pada 2 kolom sebelah kiri) terproteksi dari masuknya benda padat asing dengan ukuran diameter lebih dari 12,5 mm, dan bagi manusia akan terlindungi terhadap akses berbahaya seperti masuknya jari tangan. Definisi tidak sampai disitu, sekarang kita terjemahkan angka kedua setelah kode IP yaitu angka 1 yang berarti (lihat angka 1 sebagai angka kedua dengan definisi pada kolom bagian atasnya) bahwa peralatan tersebut terlindungi dari tetesan air atau benda cair yang jatuh secara vertikal. Mudah kan??? lanjut contoh berikutnya:

Contoh 2 :
Pada sebuah peralatan listrik tertera kode IP dengan tulisan IP40 artinya bahwa peralatan tersebut (lihat angka 4 sebagai angka pertama kode IP, tarik definisi pada 2 kolom sebelah kiri) terproteksi dari masuknya benda padat asing dengan ukuran diameter lebih dari 1 mm, dan bagi manusia akan terlindungi terhadap akses berbahaya seperti masuknya kawat dengan diameter lebih besar dari 1 mm. Definisi tidak sampai disitu, sekarang kita terjemahkan angka kedua setelah kode IP yaitu angka 0 yang berarti (lihat angka 0 sebagai angka kedua dan tarik definisi pada kolom bagian atasnya) bahwa peralatan tersebut tidak terlindungi dari benda cair. Sudah jelas kan???

Dengan dua contoh diatas saya menganggap anda sudah bisa memahami cara membaca kode IP ini.

Cara pemilihan kode IP peralatan

Selain bisa membaca kode IP pada peralatan sehingga anda akan lebih peduli terhadap penempatan dan peruntukan serta perlakuan terhadap peralatan berdasarkan kemampuan proteksinya, anda pun harus bisa melakukan pemilihan kode IP pada peralatan yang anda pesan atau anda ingin gunakan. Misalnya anda akan memasang saklar listrik didalam kamar mandi. Maka anda harus memilih atau membeli saklar dengan kode IP yang terproteksi dari masuknya jari tangan yang menjadi akses mengoperasikan saklar (dikodekan pada angka pertama) dan terproteksi dari benda cair yang dikodekan pada angka kedua.

Kode IP apa yang kira-kira tepat untuk saklar tersebut? IP23 bisa menjadi standar acuan pilihan anda, yaitu terproteksi dari objek padat dengan diameter lebih dari 12.5 mm seperti akses jari tangan, serta terproteksi dari air yang disemprotkan pada sudut hingga 60 deg dikedua sisi vertikal. kode IP lebih tinggi lebih baik, tapi anda juga harus memperhatikan faktor efektif dan ekonomis.

Bagaimana jika saklar yang anda dapatkan dan tersedia dipasaran dibawah kode IP23 ? Hal ini bisa anda siasati dengan rekayasa engineering penempatan saklar tersebut. Jika proteksi benda cair yang dibawah standar maka anda bisa pasang saklar tersebut diluar ruang kamar mandi dekat pintu kamar mandi. Atau penempatan bisa tetap didalam kamar mandi tetapi menggunakan alat casing tambahan dengan IP yang sesuai dan lebih baik.

Demikianlah artikel singkat tentang memahami pembacaan kode IP peralatan listrik, semoga dengan mengetahui hal tersebut kita bisa lebih paham tentang agaimana memperlakukan sebuah peralatan listrik sesuai dengan kode IP yang dimiliki. Semoga bermanfaat.

Wassalam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Memahami Pembacaan kode IP Peralatan Listrik"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel