Cara Membeli Token Listrik di ATM dan Mobile, Praktis dan Mudah - LISTRIK PRAKTIS BLOGS

Cara Membeli Token Listrik di ATM dan Mobile, Praktis dan Mudah

...

Cara Membeli Token Listrik di ATM dan Mobile, Praktis dan Mudah

Sistem KWH meter pasca bayar seperti yang terpasang di rumah-rumah pelanggan PLN jaman dulu kini berganti perlahan menggunakan sistem KWH pra bayar yang pengisiannya menggunakan 20 digit kode unik yang disebut nomer token atau pulsa listrik, disebut pulsa listrik mungkin mengambil analogi pengertian seperti halnya orang mengisi pulsa handphone, dan memang seperti itulah sistem KWH prabayar ini, anda beli pulsa listrik baru anda bisa pakai listriknya sesuai dengan besarnya pulsa yang anda beli. Adapun untuk pelayanan pembelian pulsa ini memang cukup mudah, tersedia di kios-kios tertentu bahkan sekarang tersedia di alfamart atau indomart. Tetapi ada kendala yang tak terhindarkan yaitu ketika penghuni lupa mengecek persediaan pulsa listriknya ternyata di tengah malam listriknya padam karena pulsa habis sedangkan kios dan mart yang ada semuanya sudah tutup, satu-satunya solusi adalah pelanggan tersebut harus bisa mengakses tempat pembelian pulsa listrik 24 jam yakni ATM atau pada mobile banking yang lebih super praktis. Oleh karena itu dalam artikel ini saya akan memberikan informasi cara membeli token listrik di ATM dan  mobile banking praktis dan mudah.


A. Cara pembelian pulsa listrik di ATM


Sebenarnya saya cukup sering melakukan transaksi ini di ATM tanpa ada kesulitan apapun, anda bisa berimprovisasi dengan menu ATM yang ada. Tapi bagi anda yang masih kurang familyar dengan transaksi ini, berikut saya sampaikan informasinya yang saya dapat dari sumber valid pln.co.id tentang transaksi pembelian pulsa listrik di beberapa ATM tertentu, yaitu :

ATM Mandiri

1. Pilih Pembayaran/Pembelian
2. Pilih Multi Payment
3. Ketik “30300”
4. Masukkan No Meter (11 nomor)
5. Masukkan Nominal Pembelian
6. Ketik “1”
Struk akan tercetak

ATM  BCA


1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Voucher isi Ulang
3. Pilih Lainnya
4. Pilih PLN Prepaid
5. Masukkan nomor Meter (11 nomor)
6. Pilih Nominal Voucher
7. Tekan Benar / Salah
Struk akan tercetak

ATM BNI

1. Pilih Pembayaran
2. PLN
3. PLN PRABAYAR
4. Pembelian Token
5. Masukan No meter (11 nomor, tambahkan “0” di depan no meter)
6. Pilih jenis “0”
7. Pilih Nominal Pembelian
Struk akan tercetak

ATM Bukopin

1. Pilih ISI ULANG PULSA DAN LISTRIK
2. Pilih LISTRIK / PLN
3. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
4. Pilih Nominal Pembelian
Struk akan tercetak

ATM NISP

1. Pilih MENU LAINNYA
2. Pilih PULSA ISI ULANG DAN PLN
3. Pilih PLN PRABAYAR
4. Masukan Nomor Meter (11 nomor)
5. Pilih Nominal Pembelian
Struk akan tercetak

ATM BRI

1. Pilih Transaksi Lainnya
2. Pilih Pembayaran
3. Pilih PLN
4. Pilih Prabayar
5. Masukkan Nomor Meter (11 nomor)
6. Tekan Benar/Salah
7. Pilih Nominal Token / Voucher
8. Tekan Benar / Salah
Struk akan tercetak
_________

Saya jelaskan yang dimaksud nomor meter adalah nomor identitas KWH meter yaitu 11 digit dan terdapat dikartu PLN prabayar anda atau jika tidak punya kartu tersebut, anda bisa melihatnya di KWH Meter yang terpasang dirumah anda. Nomor Meter tidak sama dengan nomor pelanggan meskipun keduanya bisa dijadikan acuan dalam pembelian pulsa listrik. Saya sarankan anda menyimpan nomor meter saja itu sudah lebih dari cukup. Untuk tiap struk yang tercetak, akan ada 20 digit nomor, itulah yang disebut nomor token yang nantinya akan anda inputkan di KWH Meter anda. Jangan salah, setelah anda melakukan pembelian di ATM tersebut jangan mengira KWH Meter anda akan terisi pulsa otomatis, tetap harus diinput secara manual 20 digit nomer token sesuai struk, makanya anda harus hati-hati menyimpan struk ATM setelah melakukan transaksi pembelian pulsa listrik tersebut, memangnya beli pulsa HP bisa terisi langsung otomatis...he..he..

B. Cara pembelian pulsa listrik di Mobile Banking

Setelah anda memahami bagaimana praktisnya membeli pulsa listrik di ATM, dengan kemajuan teknologi saat ini ternyata ada yang lebih praktis lagi untuk pembelian pulsa listrik ini yaitu dengan metode melalui mobile banking. Kenapa saya bilang lebih praktis, karena anda bisa melakukan transaksi pembelian pulsa listrik ini dirumah, sambil duduk, sambil tiduran, sambil bersantai atau sambil apapun terserah anda, yang terpenting anda punya handphone yang support dengan mobile banking dan anda sudah punya rekening bank yang bisa dikendalikan dengan mobile banking anda. Berikut saya akan ambil contoh untuk mobile banking BRI Syariah. Anda yang sudah familyar dengan mobile banking tentu tidak akan kesulitan dan bisa improvisasi dengan menu mobile banking sesuai dengan banknya masing-masing.


1. Buka Menu Mobile banking anda, Pilih "Pembelian"

tampilan layar mobile BRIS ke 1



2. pilih "Listrik"

tampilan layar mobile BRIS ke 2


3. Pilih "PLN"

tampilan layar mobile BRIS ke 3


4. Pilih "PLN Prepaid (Token)"


tampilan layar mobile BRIS ke 4


5. Isi  kotak "No ID Pelanggan / No.Meter" dengan nomor Meter KWH anda (11 digit ) dan isi kotak "Jumlah" dengan nominal rupiah sesuai dengan yang anda rencanakan


tampilan layar mobile BRIS ke 5


6. Pastikan identitas nomor meter sudah sesuai dengan nama pelanggan, jika sudah sesuai Masukkan no PIN mobile banking anda kemudian klik "kirim"


tampilan layar mobile BRIS ke 6

7. Anda akan mendapat konfirmasi transaksi, simpan / catat 20 digit no token yang tertera, inputkan ke KWH Meter anda

tampilan layar mobile BRIS ke 7

8. Selesai

Demikianlah artikel tentang cara membeli token listrik di ATM dan mobile praktis dan mudah, memang mudah dan praktis bukan? Saran, masukan ataupun koreksi silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar.

Wassalam.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, atau ketikan email anda pada kotak yang disediakan kemudian klik tombol "Subscribe" Jangan lupa cek email untuk verifikasi. Nama email anda kami rahasiakan. GRATISSS!!!
loading...
Tag : Tips Listrik

0 Komentar untuk "Cara Membeli Token Listrik di ATM dan Mobile, Praktis dan Mudah"

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!

Back To Top