1 mAh Berapa Watt?

mAh adalah kepanjangan dari milli ampere hour. Milli ampere merupakan satuan dari arus listrik per seribu, sedangkan hour adalah satuan dari waktu (1 jam). Satuan mAh supaya dapat dinyatakan untuk mengukur energi memerlukan 1 parameter lagi, yaitu volt (tegangan batere). Saya yakin anda dan pembaca lainnya sudah familiar dengan satuan mAh ini meskipun hanya dari segi namanya tanpa mengetahui substansi dari nama tersebut. Anda akan banyak menemukan istilah mAh ini misalnya pada spesifikasi batere power bank smart phone.

Selain satuan mAh, dalam menggunakan batere, sering kita jumpai istilah satuan  lainnya volt, watt, Ah, Wh. mAh tidak sama dengan Watt tetapi  mAh dan Watt itu adalah 2 satuan untuk 2 hal yang berbeda, jadi tidak dapat diubah langsung ke satuan lain.

1 mAh berapa Watt ?


Apa sebenarnya makna mAh ini? 1 mAh berapa watt? kenapa satuan spesifikasi batere harus mAh, tidak watt saja? dan masih banyak pertanyaan lainnya yang mungkin ada dibenak anda. Saya sendiri mengalami masa-masa bertanya dan penasaran dengan jawaban pertanyaan diatas. Mari kita bahas permasalahan pertanyaan dan kepenasaran kita pada artikel singkat ini, mudah-mudahan bisa memberikan sedikit pencerahan buat kita semua..:)

1 mAh berapa Watt?


Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan ini terlebih dahulu kita harus memahami arti dari satuan mAh dan Watt itu sendiri.

mAh kepanjangan dari  miliampere hour, umumnya dipakai untuk menyatakan hasil kali antara arus yang diberikan oleh batere dengan berapa lama (dalam jam) batere tersebut dapat memberikan arus tersebut.

Watt adalah daya yang dikeluarkan  / diserap oleh suatu alat.

Jadi 1 mAh berapa Watt? Dari pengertian satuan diatas maka konversi mAh kedalam Watt tentu saja tidak bisa disimpulkan begitu saja. Tetapi persepsi anda dan keingintahuan anda mengenai konversi mAh ke Watt tersebut bisa saya bantu agar lebih paham maknanya.

Bicara satuan mAh maka kita bicara persepsi sumber listrik, tetapi sumber listrik yang dimaksudkan adalah sumber listrik yang keberadaannya sementara atau tidak kontinyu atau memiliki batas menuju kosong / kehabisan sumber listrik. Sumber listrik yang dimaksudkan dalam hal ini adalah battere.

Berbeda dengan sumber listrik dari PLN yang sifatnya kontinyu, selama generator pembangkit terus berputar maka selama itulah sumber listrik tetap ada sehingga satuan sumber listrik dari PLN tidak tepat jika dalam satuan mAh, tetapi lebih ke kapasitas membangkitkan atau ketersediaan yaitu Watt atau VA tanpa ada embel-embel hour. Satuan Hour dalam listrik yang disediakan PLN akan muncul ketika akan menghitung berapa konsumsi pemakaian listrik disisi beban yaitu dalam satuan Watt Hour (energi listrik).

Dari pernyataan-pernyataan diatas maka mAh bisa diartikan sebagai kapasitas sumber listrik (read: batere) untuk mensupply beban listrik dalam kurun waktu tertentu. Besarnya nilai Watt beban listrik yang akan disupply oleh battere ini bukanlah parameter yang harus diselaraskan dengan sumber, tetapi parameter yang harus diselaraskan antara beban dan sumber dalam hal ini adalah kesamaan nilai tegangan output batere dengan tegangan kerja beban listrik yang harus memiliki nilai yang sama.

Bicara satuan Watt maka kita lebih tepat bicara tentang beban listrik. Berkaitan dengan satuan mAh yang ingin kita dekatkan korelasinya dengan satuan Watt, maka dari satuan Watt ini kita harus keluarkan unsur Ampere-nya saja untuk bisa memutuskan suatu kesimpulan penting antara mAh dan Watt.

P (Watt) = I (ampere) * V (volt) * cos phi --> untuk beban DC, cos phi = 1, sehingga:
I = P /V

Jika nilai I (ampere) dari beban ini sudah diketahui dari formula diatas berbekal dari informasi Watt sebelumnya, maka kita bisa menyimpulkan berapa lama kekuatan batere bisa mensupply beban listrik yang kita gunakan. Caranya adalah Ampere beban yang sudah kita hitung sebelumnya dikonversikan dulu kedalam satuan lebih kecil (per seribu) yaitu mili Ampere atau mA.
Waktu yang diperlukan untuk ketersediaan batere adalah mAh batere dibagi mA beban.

t = .. mAh / ..mA = .... h atau ... jam.
t = waktu ketersediaan sumber listrik batere mensupply beban (jam)

Kesimpulan yang kita dapatkan ini adalah pengetahuan yang sangat penting bagi user terhadap ketersediaan power sehingga dengan mengetahui hal tersebut, user bisa lebih prepare menanggulangi segala kemungkitan keterbatasan sumber listrik yang ada. Atau dari informasi ini user bisa melakukan perhitungan yang lebih tepat dalam memilih sumber listrik (batere) dengan spesifikasi mAh yang lebih tepat, efektif dan efisien disesuaikan dengan peruntukannya.

Denikian artikel singkat tentang 1 mAh berapa Watt? mudah-mudahan menjadi tambahan pengetahuan untuk kita, masukan, koreksi atau saran silahkan meninggalkan jejak dikolom komentar.


Wassalam.
loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "1 mAh Berapa Watt?"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel