Cara Aman Menyimpan Tabung Gas Las: Tegak, Dirantai, Bertutup
Oleh Suhinar El. Seri Motor Academy: Safety, Lesson 12: Lingkungan Kerja yang Aman (artikel 7 dari 9)
Tabung gas bertekanan disimpan berdiri tegak, diamankan dengan rantai atau alat anti guling, dan tutup pelindung katupnya selalu terpasang, baik saat penuh maupun kosong. Beratnya lebih dari 45 kilogram sehingga harus dipindahkan dengan troli, bukan digotong. Modul menyebut jarak pisah tabung oksigen dan tabung gas bahan bakar sekitar 6 meter, sedangkan Permenaker No. 37 Tahun 2016 mewajibkan pemisahan tanpa menyebut angka jaraknya.
Rantai di dua ketinggian menahan tabung lebih baik dibanding satu rantai di tengah.
Dari Balon Jadi Rudal
Modul memakai perumpamaan balon yang dilepas lalu melesat tidak terkendali di udara. Tabung gas bekerja dengan cara yang sama, hanya saja dindingnya baja dan isinya bertekanan ratusan kali tekanan udara.
Bila tabung jatuh dan katupnya patah, gas keluar lewat lubang sempit itu dengan kecepatan tinggi, dan tabung terdorong ke arah berlawanan. Tabung baja seberat puluhan kilogram yang melesat bisa menembus dinding bata. Inilah alasan tunggal di balik hampir semua aturan penanganan tabung: lindungi katupnya, dan jangan biarkan tabung jatuh.
Jangan Mengangkat, Pakai Troli
Tabung oksigen industri ukuran standar beratnya lebih dari 45 kilogram dalam keadaan terisi. Angka itu jauh di atas batas angkat manual yang wajar untuk satu orang, dan bentuknya yang bulat panjang membuat pegangannya buruk. Lihat artikel 6 aturan mengangkat beban yang benar agar punggung aman.
- Pindahkan dengan troli tabung yang punya rantai pengikat.
- Tutup pelindung katup tetap terpasang selama dipindahkan.
- Jangan menggelindingkan tabung di lantai, dan jangan menyeretnya.
- Jangan mengangkat tabung dengan magnet atau sling yang dililitkan ke badan tabung.
- Troli yang dipakai untuk pekerjaan potong sebaiknya dilengkapi APAR kecil.
Checklist Penyimpanan dan Penggunaan
| Aturan | Alasannya |
|---|---|
| Berdiri tegak dan diikat | Mencegah tabung terguling dan katupnya patah |
| Tutup pelindung katup selalu terpasang saat tidak dipakai | Katup adalah bagian paling rapuh dan paling berbahaya bila patah |
| Tabung oksigen dipisah dari tabung gas bahan bakar | Kebocoran kecil dari dua tabung berbeda yang bertemu melengkapi unsur api |
| Simpan di tempat kering dan berventilasi | Mencegah karat pada badan tabung dan penumpukan gas bocor |
| Jauhkan dari sumber panas dan matahari langsung | Panas menaikkan tekanan di dalam tabung |
| Jangan disimpan di dekat tangga, gang, atau lubang angin | Risiko tertabrak dan menghalangi jalur evakuasi |
| Tandai tabung kosong dengan jelas | Mencegah tabung kosong dikembalikan ke rak tabung penuh |
| Biarkan kunci katup terpasang pada tabung tanpa handwheel | Agar katup bisa ditutup cepat saat keadaan darurat |
| Dilarang merokok di area penyimpanan | Sumber nyala paling umum dan paling mudah dihapus |
| Jangan membawa tabung masuk ke tangki, boiler, atau ruang tertutup | Kebocoran di ruang tertutup menggusur oksigen atau membentuk campuran mudah meledak |
Aturan terakhir berkaitan langsung dengan artikel bahaya ruang terbatas. Torch boleh dibawa masuk, tabungnya tetap di luar.
Yang Diatur Permenaker No. 37 Tahun 2016
Peraturan ini mengatur K3 bejana tekanan dan tangki timbun di Indonesia. Beberapa pasal yang langsung menyentuh penanganan tabung gas di bengkel:
- Pasal 15. Katup penutup harus diberi pelindung yang aman dan kuat, dan tutup pelindung itu harus selalu terpasang.
- Pasal 18. Bejana penyimpanan gas dan bejana transport wajib dilengkapi alat anti guling, dan alat itu tidak boleh terhubung dengan tutup pelindung.
- Pasal 19. Regulator oksigen dipasang vertikal, dan regulator serta perlengkapan oksigen dilarang memakai gemuk atau pelumas berminyak.
- Pasal 21. Bejana penyimpanan gas diberi warna sesuai kode RAL 840-HR, diterapkan pada bagian bahu tabung. Badan tabung boleh berwarna lain asal tidak membingungkan.
- Pasal 43. Bejana dilindungi dari sumber panas dan penyebab karat, dan dilarang disimpan dekat tangga, gang, atau lubang angin. Bejana berisi bahan tidak mudah terbakar disimpan terpisah dari yang mudah terbakar.
- Pasal 45. Bejana berisi gas yang berbeda disimpan terpisah, dan bejana terisi yang ditempatkan di area terbuka harus terlindung dari panas matahari dan hujan.
- Pasal 48. Bejana penyimpanan gas mudah terbakar atau berbahaya yang tidak terhubung pipa pengisi harus berdiri.
Dua hal yang perlu dibaca cermat. Pertama, peraturan Indonesia mewajibkan pemisahan tabung oksigen dari tabung gas mudah terbakar, tetapi tidak menyebut angka jarak seperti 6 meter yang ada di acuan Amerika Serikat. Banyak perusahaan menetapkan angkanya sendiri, dan sekat tahan api sering dipakai sebagai pengganti jarak bila lahannya sempit. Kedua, larangan memakai gemuk pada perlengkapan oksigen bukan soal kebersihan, melainkan karena oksigen bertekanan yang bertemu minyak dapat menyala tanpa sumber api dari luar.
Bila lahannya sempit, sekat tahan api dipakai sebagai pengganti jarak pisah.
Troli yang cukup jumlahnya menghapus alasan menyandarkan tabung ke tembok.
Tabung Kosong Tetap Berbahaya
Tabung yang disebut kosong sebenarnya masih menyimpan sisa tekanan, dan katupnya sama rapuhnya dengan tabung penuh. Perlakuannya karena itu tidak dibedakan: tetap berdiri, tetap diikat, tetap bertutup katup.
Yang perlu ditambahkan hanya penandaan. Tulis kosong atau pasang label berwarna agar tidak tertukar dengan tabung penuh. Tabung kosong yang tercampur di rak tabung penuh membuat orang menyeret beberapa tabung sebelum menemukan yang berisi, dan setiap tarikan itu adalah kesempatan tabung terguling.
Konteks Motor Academy
Di bengkel servis motor listrik, tabung yang dipakai biasanya oksigen dan asetilen untuk brazing serta pemotongan, argon atau campuran argon dan karbon dioksida untuk las MIG dan TIG, dan kadang nitrogen untuk pengujian atau pembilasan.
Argon dan nitrogen sering dianggap aman karena tidak mudah terbakar dan tidak beracun. Keduanya memang begitu, tetapi keduanya menggusur oksigen. Kebocoran argon di ruang tertutup yang rendah ventilasinya menurunkan kadar oksigen tanpa bau dan tanpa tanda apa pun, dan karena argon lebih berat dari udara, lapisan miskin oksigen itu berkumpul di bagian bawah ruangan, tepat di tempat orang berlutut atau merunduk saat bekerja.
Sudut Pandang Workshop
Satu kebiasaan yang layak diperiksa di bengkel mana pun: tabung yang sedang dipakai sering dilepas dari troli dan disandarkan ke meja atau tembok karena troli dibutuhkan untuk pekerjaan lain. Tabung yang bersandar ke tembok hanya butuh satu senggolan untuk jatuh. Kalau trolinya memang kurang, menambah satu troli jauh lebih murah dibanding satu kejadian katup patah.
Hal kedua: rak tabung di bengkel sering ditempatkan di sudut yang kebetulan kosong, dan sudut yang kebetulan kosong biasanya dekat pintu atau dekat jalur lalu lintas. Permenaker 37/2016 justru melarang penyimpanan dekat tangga, gang, dan lubang angin. Memindahkan rak tabung adalah pekerjaan setengah hari yang menghapus satu kelas risiko sekaligus.
Cek Pemahaman
- Tabung tanpa handwheel harus bagaimana? Kunci katupnya dibiarkan tetap terpasang.
- Apakah tabung kosong boleh diperlakukan lebih longgar? Tidak, perlakuannya sama dan hanya ditambah penandaan kosong.
- Kenapa regulator oksigen dilarang kena gemuk? Oksigen bertekanan yang bertemu minyak dapat menyala tanpa sumber api dari luar.
Baca juga:
- Bahaya fisik bahan kimia yang mudah terbakar
- Segitiga api dan piramida api
- Cara menggunakan APAR dengan teknik PASS
- Cara menyimpan material di gudang dengan aman
- Cara aman mengisi bensin genset
- Arti 9 simbol bahaya GHS pada label bahan kimia
Ringkasan
Semua aturan penanganan tabung gas berpangkal pada satu hal, yaitu melindungi katupnya. Berdiri tegak, diikat, bertutup katup, dipindahkan dengan troli, disimpan terpisah antara oksigen dan gas bahan bakar, jauh dari panas dan jauh dari jalur lalu lintas. Tabung kosong diperlakukan sama, hanya ditambah penandaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa jarak aman menyimpan tabung oksigen dan asetilen?
Modul pelatihan menyebut jarak sekitar 6 meter, setara 20 kaki pada acuan aslinya. Permenaker No. 37 Tahun 2016 mewajibkan pemisahan antara bejana berisi bahan mudah terbakar dan yang tidak mudah terbakar, tetapi tidak menyebut angka jaraknya, sehingga banyak perusahaan menetapkan sendiri dan memakai sekat tahan api bila lahannya sempit.
Kenapa tabung gas harus dirantai?
Agar tabung tidak terguling. Bila tabung jatuh dan katupnya patah, gas bertekanan tinggi keluar lewat lubang sempit itu dan mendorong tabung melesat tidak terkendali, dan tabung baja seberat puluhan kilogram yang melesat dapat menembus dinding. Permenaker No. 37 Tahun 2016 Pasal 18 mewajibkan alat anti guling pada bejana penyimpanan gas dan bejana transport.
Apakah tabung gas kosong masih berbahaya?
Masih. Tabung yang disebut kosong umumnya menyimpan sisa tekanan, dan katupnya sama rapuhnya dengan tabung penuh. Perlakuannya tidak dibedakan, yaitu tetap berdiri tegak, tetap diikat, dan tetap bertutup katup, hanya ditambah penandaan kosong agar tidak tertukar dengan tabung berisi.
Bolehkah tabung gas dibawa masuk ke dalam tangki atau ruang tertutup?
Tidak boleh. Kebocoran sekecil apa pun di ruang tertutup dapat menggusur oksigen atau membentuk campuran yang mudah meledak. Torch boleh dibawa masuk, tetapi tabungnya tetap berada di luar ruang terbatas.
Kenapa regulator oksigen tidak boleh terkena gemuk?
Karena oksigen bertekanan yang bertemu minyak atau gemuk dapat menyala sendiri tanpa sumber api dari luar. Permenaker No. 37 Tahun 2016 Pasal 19 melarang pemakaian gemuk atau pelumas berminyak pada regulator dan perlengkapan oksigen.
Sumber dan Rujukan
- EASA Vo-Tech Vol. 1 Safety, TPC Training Course 109, Lesson 12: A Safe Work Environment, bagian Compressed Gas Cylinders
- Permenaker No. 37 Tahun 2016 tentang K3 Bejana Tekanan dan Tangki Timbun, sumber ketentuan Pasal 15, 18, 19, 21, 43, 45, dan 48



Posting Komentar untuk "Cara Aman Menyimpan Tabung Gas Las: Tegak, Dirantai, Bertutup"
Posting Komentar
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!