Rangkaian Star Delta dengan Switch Manual Auto Pada Motor 3 Fasa
Pengasutan Motor Star-Delta Manual
Pada Rangkaian ini proses perubahan hubungan belitan motor dari star ke delta adalah dengan cara menekan Push button S-YD
![]() |
| Diagram kontrol pengasutan Star - Delta manual |
Prinsip kerja di rangkaian ini sudah saya jelaskan rinci pada artikel sebelumnya... :)
Pengasutan Motor Star-Delta Automatis
Pada Rangkaian ini berbeda dengan rangkaian sistem Star-Delta manual sebelumnya, pada sistem Star-Delta automatis tidak terdapat lagi push button S-YD, tetapi perpindahan hubungan belitan motor dari Star menuju Delta dilakukan dengan kontak timer yang waktunya sudah disetting sesuai kebutuhan.
![]() |
| Diagram kontrol pengasutan Star-Delta automatis |
Prinsip kerja di rangkaian ini sudah saya jelaskan rinci pada artikel sebelumnya... :)
Pengasutan Motor Star-Delta Manual - Automatis
Pada rangkaian ini merupakan gabungan antara rangkaian pengasutan motor Star-Delta secara manual dan Automatis yang mode operasinya ditentukan oleh selektor switch manual - auto. Penambahan komponen dari rangkaian ini tidaklah banyak yaitu hanya dengan menambahkan selector switch dan relay yang coilnya disesuaikan dengan tegangan dari diagram kontrol.
![]() |
| Gambar selector switch |
Gambar diatas merupakan gambar selector switch, prinsip kerjanya seperti sama seperti saklar, yaitu saat berubah kondisi, langsung mengunci. Pada selector switch ini memiliki 1 com, 3 keluaran. 3 keluaran ini mewakili 3 kondisi yaitu On manual, On auto, dan Off.
![]() |
| Relay Coil 220 V |
Gambar diatas adalah relay dengan tegangan coil 220 V dan memiliki parameter besarnya arus diijinkan pada kontak bantunya. Prinsip kerjanya hampir sama dengan kontaktor, dimana kotak bantunya bisa berubah kondisi jika coil relay mendapatkan tegangan kerjanya. Pemasangan relay ini harus memperhatikan tegangan kerja yang sesuai pada tegangan berapa relay itu digunakan.
![]() |
| Diagram kontrol pengasutan Star-Delta man-auto |
Gambar diatas adalah diagram kontrol dari motor 3 phasa Star-Delta pada posisi mode Auto. Sebenarnya didalam pengoperasiannya kita bisa memilih mode operasi seperti yang saya jelaskan sebelumnya. Ada 3 mode operasi yang bisa kita seleksi lewat selektor switch, yaitu mode On manual, mode On auto dan mode Off. Hanya dengan menambah 2 komponen sederhana yang harganya pun tidak seberapa, kita bisa mendapatkan rangkaian kontrol yang komplit dengan kebebasan akses mode operasi.
Mode On manual
Salah satu keunggulan dari rancangan diagram kontrol mode operasi manual ini adalah komponen relay hanya operasi sesaat saja, hanya membantu sebagai triger / pemicu pindah operasi hubungan belitan star ke delta, setelah posisi motor operasi pada hubungan delta, komponen relay tersebut off tidak bertegangan, sehingga umur komponen relay menjadi awet.
Mode On Auto
Pada mode auto ini bisa anda lakukan dengan merubah posisi selektor switch terlebih dahulu, persis seperti pada gambar diagram kontrol diatas. Saat selektor switch berada pada posisi mode operasi auto, push button manual S-YD sudah tidak akan bisa diakses lagi karena jalur menuju relay terbuka pada selektor switch tersebut sehingga relay sebagai komponen bantu mode operasi manual tidak akan bisa aktif karena tidak bisa mendapat tegangan kerjanya.
Salah satu keunggulan dari rancangan diagram kontrol mode operasi auto ini adalah komponen timer hanya operasi sebentar saja yaitu mengikuti lamanya waktu motor beroperasi pada hubungan belitan star. Setelah posisi motor berpindah menjadi operasi pada hubungan delta, komponen timer tersebut off tidak bertegangan, sehingga umur komponen timer menjadi awet.
Mode Operasi Off
![]() |
| Diagram daya pengasutan motor star-delta |
Ringkasan Tiga Posisi Selektor
Inti rangkaian ini adalah satu selektor tiga posisi yang menentukan siapa yang memerintahkan perpindahan dari bintang ke delta: operator atau timer.
| Posisi selektor | Yang memindah bintang ke delta | Dipakai saat |
|---|---|---|
| Manual | Operator, lewat tombol tekan | Uji coba setelah perbaikan, commissioning, dan saat timer dicurigai bermasalah |
| Auto | Timer, setelah waktu yang disetel tercapai | Operasi harian yang normal |
| Off | Tidak ada — rangkaian kontrol mati | Mengunci mesin saat perawatan agar tidak bisa dijalankan siapa pun |
Posisi Off itu bukan sekadar pelengkap. Pada praktik perawatan, memutus rangkaian kontrol dan mengunci selektor pada posisi Off adalah lapis pengaman tambahan di samping pemutusan sumber daya utama.
Kenapa Mode Manual Tetap Diperlukan
Pertanyaan yang wajar: kalau timer sudah bisa memindah otomatis, untuk apa mode manual dipertahankan? Jawabannya ada pada saat mesin bermasalah.
Ketika motor gagal mencapai putaran dan trip berulang, mode manual memungkinkan perpindahan dilakukan sambil mengamati arus dan mendengarkan suara motor, tanpa terikat waktu timer yang sudah ditetapkan. Dari situ ketahuan apakah masalahnya pada setelan timer yang terlalu cepat, pada beban yang terlalu berat, atau pada motor itu sendiri. Mode manual juga menjadi jalan agar mesin tetap bisa dioperasikan sementara ketika timer rusak dan penggantinya belum tersedia.
Yang perlu dijaga, perpindahan manual tetap harus menunggu motor mendekati putaran kerjanya. Memindah terlalu cepat menghapus manfaat star-delta karena lonjakan arusnya kembali hampir sebesar DOL — alasannya dijelaskan di rangkaian star delta motor listrik 3 fasa.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa detik timer star-delta sebaiknya disetel?
Umumnya 5 sampai 10 detik untuk beban ringan, tetapi angka itu hanya titik awal. Patokan yang benar adalah memindah saat putaran motor sudah mendekati putaran kerja, dan itu berbeda-beda menurut beban serta inersia mesinnya.
Apakah selektor bisa dipindah saat motor sedang berjalan?
Sebaiknya tidak. Perpindahan mode dilakukan saat motor berhenti, karena berpindah di tengah proses pengasutan bisa membuat kedua perintah bertabrakan.
Kenapa motor tidak mau start di mode Auto tetapi normal di Manual?
Arahkan pemeriksaan ke timer dan kontak-kontaknya: coil timer yang tidak bertegangan, kontak timer yang tidak berpindah, atau setelan waktu yang terlampau panjang sehingga TOL trip lebih dulu.
Baca juga
- 3 jenis pengasutan motor listrik paling populer
- Rangkaian star delta motor listrik 3 fasa
- Rangkaian star delta menggunakan PLC
- Self holding, instalasi dasar kontaktor
- Cara membaca name plate motor listrik
Demikianlah artikel tentang rangkaian star delta dengan switch manual auto pada motor 3 fasa. Saran, masukan ataupun koreksi silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar.






4 komentar untuk "Rangkaian Star Delta dengan Switch Manual Auto Pada Motor 3 Fasa"
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!