Alarm Gate Open LP-GO1.0 Anti Maling

LP-GO 1.0 atau kepanjangan dari Listrik Praktis Gate Open 1.0, merupakan generasi pertama alarm pintu gerbang yang di produksi oleh listrik-praktis.com. Peminat dari produk ini bisa langsung melakukan pemesanan via email ke alamat [email protected] dengan subject "PESAN LP-GO 1.0"

Dengan latar belakang menjadi korban langsung pembobolan pintu gerbang tanpa membangunkan penghuni rumah, Penulis membuat dan merangkai alat yang sangat membantu untuk meringankan kekhawatiran peristiwa serupa terulang kembali saat penghuni rumah terlelap tidur atau sedang lengah. Oleh karena itu penulis menamakan alam ini sebagai Alarm Gate Open LP-GO 1.0 anti maling.

Deskripsi prinsip kerja dari alat ini bisa anda saksikan selengkapnya di video dibawah ini:


Alat ini selain memiliki keunggulan juga memiliki kekurangan yang harus diketahui, berikut adalah penjelasannya:

A. Keunggulan LP-GO 1.0:

1. Alat bekerja jika pintu gerbang dibuka tanpa izin atau jika ada yg merusak atau memutus instalasi alarm dari luar meskipun pintu gerbang tdk dibuka (putus satu kabel atau 2 kabel sama saja akan memicu alarm berbunyi). Syarat alarm bekerja saat pintu gerbang dibuka adalah switch modul alarm posisi aktif dan  pemasangan sensor alarm / limit switch terhadap pintu sudah benar. Indikasi pemasangan yang benar adalah sensor alarm / limit switch harus berubah kondisi (NC jadi open atau NO jadi close) mengikuti perubahan kondisi buka tutup pintu gerbang.

2. terdapat tombol panik yg jika ditekan alarm akan langsung berbunyi (berfungsi juga untuk test alarm ready). Tombol ini akan sangat membantu anda atau istri anda saat mengetahui ada maling yang loncat pintu gerbang dan akan berbahaya jika kita lawan maling tersebut berhadapan langsung, anda bisa tekan tombol panik tersebut dan alarm akan langsung berbunyi kencang dengan harapan maling tersebut ikut panik dan mengurungkan niatnya sebelum dikeroyok warga yang ikut mendengar bunyi alarm tersebut.

Sebelum Instalasi pada pintu gerbang dilakukan anda bisa coba tombol panik ini dengan melakukan simulasi instalasi terlebih dahulu, kabel untuk limit switch dan untuk alarm dari modul disambungkan ke masing-masing peruntukannya dalam satu meja, dan lakukanlah simulasi dengan menekan tombol panik tersebut atau dengan merubah kondisi limit switch (tekan dan lepas atau sebaliknya sesuai kondisi yang diinginkan), dan alarm akan berbunyi.

3. Tegangan kerja 12Volt DC merupakan tegangan aman sentuh bagi manusia. Jadi anda tidak usah khawatir jika terjadi isolasi bocor menyentuh pagar besi anda tidak akan menyebabkan orang ter setrum. Sangat aman apalagi bagi penghuni rumah khususnya anak-anak yang super aktif dan kreatif ..:)

4. Dilengkapi sikring pengaman 2A didalam modul untuk proteksi instalasi dari short circuit. Anda tidak usah khawatir rumah kebakaran karena ada short circuit pada unit alarm. Sikring pengaman akan segera mengamankan.

5. Spare part alarm mudah didapat dengan harga terjangkau. Silahkan membuktikan dengan mengunjungi toko komponen elektronika terdekat, he..he..

6. Satu modul alarm bisa multi proteksi atau bisa digunakan untuk banyak pintu gerbang dengan penambahan sensor / limit switch saja sesuai dengan jumlah pintu yang akan diproteksi. Penjelasan cara instalasi untuk kasus ini akan dijelaskan pada uraian selanjutnya diartikel ini, baca terus sampai habis ..:)

7. Harga produk sangat murah dengan fungsi luar biasa. Murah disini adalah sebuah persepsi yang saya bandingkan dengan fungsi alat yang membuat penghuni rumah merasa tentram dan terbantu saat berada pada posisi istirahat apalagi saat tidur malam. Dibandingkan bayar satpam atau beli anjing penjaga, alat ini semakin super murah saja ..:)

8. Alat ini original hand made dan spesial dari listrik-praktis.com, sampai saat artikel ini publish saya belum menemukan di toko jual Off line ataupun On line alat yang serupa yang memproteksi atau mendeteksi bukaan sebuah pintu gerbang.

B. Kekurangan LP-GO 1.0:

1. Aktivasi alarm tidak boleh / tidak untuk diaktifkan ketika rumah kosong, karena butuh aksi mematikan alarm secara manual dari dalam rumah saat alarm berbunyi. Jika pada kondisi rumah kosong anda lakukan aktivasi alarm dan ternyata terjadi pembobolan pintu gerbang, alarm akan berbunyi tanpa henti dan mengganggu tetangga anda tanpa ada yang bisa mematikan bunyi alarm tersebut.

Jadi bagi anda yang membutuhkan alarm untuk membantu anda saat bepergian dari rumah atau ketika rumah kosong, alat ini tidaklah cocok, yang lebih cocok adalah pakai CCTV atau menyewa penjaga rumah saja. Alarm ini hanya membantu anda berjaga saat penghuni rumah istirahat / tidur / lengah.

2. Butuh keterampilan pemasangan instalasi sensor pada pintu gerbang agar alarm berfungsi baik. Hal ini perlu menjadi perhatian karena saya sebagai produsen dari alat ini hanya bertanggung jawab menyediakan perangkat alatnya saja yang sudah lolos QC tanpa disertai jasa pemasangan kecuali untuk daerah terjangkau. Anda bisa menyewa teknisi khusus jika tidak bisa melakukannya. Adapun petunjuk pemasangan alat akan disertakan pada kemasan alat atau diinfokan dengan alamat url yang bisa diakses via internet atau smart phone anda.

Komponen / Bagian LP-GO 1.0 dan cara instalasinya

Komponen Alarm LP-GO
Komponen Alarm LP-GO

Komponen atau bagian-bagian dari alarm ini adalah terdiri dari 4 bagian yaitu:

1. Modul Alarm

Modul alarm adalah bagian dari alarm LP-GO yang berfungsi sebagai tempat mem proses atau kontroling kinerja alarm dengan menerima input berupa perubahan kondisi pada sensor / limit switch atau perubahan kondisi dari push button test (panic button). Input berupa perubahan kondisi dari komponen limit switch dan atau perubahan kondisi dari panic button tersebut akan diproses oleh modul untuk menghasilkan tegangan output sebesar 12 Volt DC yang akan dikirimkan menuju Horn Alarm lewat penghantar / kabel 2 inti sehingga horn alarm akan berbunyi.

Modul Alarm LP-GO 1.0
Modul Alarm LP-GO 1.0
Bagian-bagian modul yang tampak dari luar adalah:

a. Switch Aktivasi alarm

Switch atau saklar ini berfungsi untuk mengaktifkan atau me non aktifkan alarm. Posisi Aktif akan ditandai lampu indikator menyala. Kapan anda mengaktifkan atau me non aktifkan alarm ini?

Saat akses pintu gerbang itu dipakai oleh si pemilik rumah, posisi switch alarm ini harus Off atau tidak aktif, karena jika posisi switch modul alarm tersebut aktif alarm akan berbunyi kencang saat pintu gerbang terbuka, padahal yang membuka adalah si pemilik rumah bukan maling.

Untuk Switch aktivasi alarm diaktifkan adalah wajib saat penghuni rumah istirahat tidur atau sedang tidak meng akses pintu gerbang sehingga posisi alarm standby mengawasi pergerakan pintu gerbang dan akan memberitahu pemilik rumah jika ada yang membuka pintu gerbang tanpa ijin.

Pada modul gambar diatas posisi switch alarm aktif adalah toogle switch menuju sebelah kiri ditandai lampu indikator akan menyala, sedangkan posisi switch alarm tidak aktif adalah kebalikannya.

2. Adaptor 12 Volt DC

Adaptor DC yang digunakan untuk power modul alarm memiliki spesifikasi input 220 Volt AC sesuai tegangan listrik PLN di rumah, dan output 12 Volt DC dengan kapasitas max arus 2A. Berdasarkan hasil perhitungan penulis, kebutuhan konsumsi arus untuk unit alarm ini masih dibawah 2A, artinya Adaptor 12 VDC yang digunakan sangat aman dan sesuai.

Saat instalasi anda tinggal memasukan saja adaptor 12Volt DC ini pada stop kontak dirumah, dan output dari adaptor ini yaitu 12 Volt DC tinggal anda masukkan ke socket di modul yang sudah disediakan. Pastikan seluruh instalasi alarm pada modul sudah terinstalasi dengan baik terlebih dahulu, kabel yang menuju alarm ataupun yang menuju sensor limit switch sudah ter koneksi. Memasukan socket adaptor ke modul adalah langkah terakhir demi keamanan instalatir listrik.

Proses instalasi anda tidak perlu khawatir tersetrum, tegangan 12 Volt DC adalah tegangan aman sentuh bagi manusia.

3. Horn Alarm

Horn Alarm yang dipakai pada unit alarm ini memiliki spesifikasi tegangan kerja 12 Volt DC disesuaikan dengan power supply dari modul alarm yaitu adaptor 12 Volt DC. Untuk desible alarm tidak jadi perhatian khusus saya ketika merancang tetapi pengujian bunyi yang sangat keras sudah mewakili pemilihan horn alarm yang tepat untuk digunakan. Daya alarm / Watt sudah menjadi bagian perhitungan saat perancangan, sehingga spesifikasi watt dari horn alarm pun tidak menjadi masalah.

Perlu diperhatikan !!! koneksi kabel alarm terhadap modul alarm tidak boleh terbalik. Jika terbalik maka horn alarm tidak akan berbunyi ketika alarm aktif. Pada perancangan alat ini koneksi kabel alarm pada module saya kondisikan dari 2 inti kabel yang menuju alarm, inti sebelah kiri adalah negatif (kabel pada horn warna hitam) dan inti sebelah kanan adalah positif (kabel pada horn warna merah) atau bisa saja ada kesalahan pembacaan polaritas pada modul ataupun horn alarm, anda bisa melakukan trial dan error pada koneksi modul terhadap alarm ini dengan membolak balikan koneksi kabel tersebut. Secara teknis tidak perlu khawatir konsleting, pengaruhnya hanyalah ketika salah koneksi horn tidak bisa berbunyi ketika alarm aktif.

Horn Alarm LP-GO 1.0
Horn Alarm LP-GO 1.0

4. Sensor / Limit switch

Sensor yang dipakai pada unit alarm ini adalah berupa limit switch yang merupakan komponen keluarga saklar yang aktivasinya berdasarkan aksi dari sebuah alat dari luar dalam hal ini adalah pintu gerbang sebagai objek proteksi.

Pemasangan Sensor / limis switch ini tidak bisa sembarangan. Anda harus mengetahui terlebih dahulu posisi normally kontak dari limit switch ini sehingga perubahan kondisi limit switch ini menjadi input yang sesuai bagi modul alarm.

Pada limit switch terdapat 3 inti koneksi kabel, dan yang anda gunakan hanyalah 2 koneksi kabel yang harus disesuaikan berdasarkan kondisi pemasangan limit switch terhadap pintu gerbang. Ini penting sekali untuk dipahami agar kinerja alarm sesuai yang diharapkan.

Limit Switch Alarm LP-GO 1.0
Limit Switch Alarm LP-GO 1.0
Pada gambar limit switch diatas, terdapat 3 bagian koneksi kabel yaitu :

1. COM

Pada bagian ini koneksi wajib dihubungkan dengan salah satu inti kabel dari modul alarm yang menuju sensor / limit switch, pemasangan terbalik tidak apa-apa.

2. NO

Merupakan kepanjangan dari Normally Open yang artinya pada kondisi limit switch tidak menerima aksi apapun dari luar, maka posisi kontak NO terhadap COM bersifat terbuka. NO ini akan berubah kondisi menjadi Close saat ada aksi dari luar yaitu tertekannya togle switch (bagian limit switch yang ada rodanya) oleh pengkondisian objek yang diproteksi.

Catatan Penting :

Jika pada limit switch tersebut, NO ini yang anda pakai dipasangkan dengan COM (selanjutnya saya namakan teknik limit switch NO), maka pengkondisian saat pintu gerbang tertutup harus dalam posisi pintu gerbang tersebut harus menekan limit switch sehingga kontak NO pada limit switch tersebut menjadi close position. Kontak NO yang sebelumnya tertekan pagar dan berubah kondisi menjadi close akan berubah kembali ke posisi open ketika pintu gerbang dibuka. Kondisi open kontak limit switch inilah yang akan menyulut berbunyinya alarm LP-GO 1.0.

Pemasangan teknik limit switch NO ini lebih disukai dan umum digunakan oleh pengguna alarm ini karena lebih mudah diaplikasikan. Limit switch dipasang diujung pintu yang tidak bergerak, saat pintu gerbang ditutup limit switch ini dikondisikan menjadi tertekan oleh pintu gerbang yang menutup dan posisi alarm menjadi standby menjaga perubahan pintu gerbang selanjutnya. Jika pintu gerbang terbuka, kontak / togle limit switch yang tertekan tersebut akan release atau terlepas dari pintu gerbang yang bergerak membuka, dan alarm akan langsung berbunyi. Setelah berbunyi, alarm hanya bisa dimatikan dengan cara switch aktivasi diposisikan dari aktif menjadi non aktif oleh si pemilik rumah dari dalam. Memposisikan pintu gerbang ditutup kembali menekan limit switch  tidak akan membuat alarm berhenti berbunyi jika alarm sudah terlanjur berbunyi. Konsep ini disebut  Self Holding modul alarm yang dirancang khusus.

Contoh penempatan limit switch teknik NO LP-GO 1.0
Contoh penempatan limit switch teknik NO LP-GO 1.0

3. NC

Merupakan kepanjangan dari Normally Close yang artinya pada kondisi limit switch tidak menerima aksi apapun dari luar, maka posisi kontak NC terhadap COM bersifat terbuka. NC ini akan berubah kondisi menjadi Open saat ada aksi dari luar yaitu tertekannya togle switch (bagian limit switch yang ada rodanya) oleh pengkondisian objek yang diproteksi.

Catatan Penting :

Jika pada limit switch tersebut, NC ini yang anda pakai dipasangkan dengan COM (selanjutnya saya namakan teknik limit switch NC ), maka pengkondisian saat pintu gerbang tertutup harus dalam posisi pintu gerbang tersebut tidak menekan limit switch sehingga kontak NC pada limit switch tersebut tetaplah close position. Ketika pintu gerbang dibuka, kontak NC pada limit switch yang anda koneksikan tersebut harus tertekan oleh pintu gerbang atau perantara pintu gerbang sebagai indikasi pintu gerbang dibuka meskipun kontak NC limit switch tersebut tertekannya hanya sesaat dan NC berubah kondisi menjadi open hanya sesaat tidaklah menjadi masalah. Kondisi open kontak limit switch inilah yang akan memicu berbunyinya alarm LP-GO 1.0.

Contoh penempatan limit switch teknik NO LP-GO 1.0
Contoh penempatan limit switch teknik NC LP-GO 1.0

Untuk struktur pintu gerbang tertentu, pemasangan teknik limit switch ini pun bisa dilakukan dengan mudah. Limit switch ditempatkan secara horizontal pada bagian pintu gerbang penyangga yang diam, kemudian dipasang pula material perantara pada pintu gerbang yang bergerak sebagai alat untuk menekan roda limit switch sehingga alarm aktif. Teknik ini saya gunakan di rumah sendiri dan material perantara yang saya gunakan untuk menekan limit switch tersebut saya pakai material busa karet atau material alas sendal jepit itu tuh, sendal jepit "swallow"yang biasa dipakai ke mushola ..:) dengan didesain khusus bentuk material tersebut sehingga aksi menekan dan release roda limit switch saat buka tutup pintu gerbang berjalan mulus dan empuk. Material perantara tersebut saya tempel menggunakan super glue dan sampai saat ini nempel terus, he..he..

Teknik instalasi limit switch LP-GO dari 1 unit Alarm untuk 2 pintu

Pada Uraian diatas salah satu kelebihan dari unit alarm LP-GO 1.0 ini adalah multi proteksi yaitu satu modul alarm bisa digunakan untuk lebih dari 1 pintu, tinggal menambah jumlah sensor / limit switch sesuai dengan jumlah pintu yang akan di proteksi.

Pada uraian ini saya akan menjelaskan instalasi 2 limit switch memproteksi 2 pintu gerbang dengan 1 modul alarm.

1. Teknik limit Switch NO-NO

Teknik ini dipakai jika pintu 1 dan pintu 2 pada kondisi pintu menutup, limit switch alarm tertekan di masing-masing pintu tersebut.

Teknik limit switch NO-NO
Teknik limit switch NO-NO

2. Teknik limit Switch NC-NC

Teknik ini dipakai jika pintu 1 dan pintu 2 pada kondisi pintu menutup, limit switch alarm free atau tidak tertekan di masing-masing pintu tersebut.

Teknik limit switch NC-NC
Teknik limit switch NC-NC

3. Teknik limit Switch NC-NO

Teknik ini merupakan kombinasi dimana salah satu pintu gerbang saat posisi pintu tertutup, limit switch alarm tertekan, dan pintu lainnya saat posisi gerbang pintu tertutup, limit switch free atau tidak tertekan.

Teknik limit switch NC-NO
Teknik limit switch NC-NO
Contoh teknik penempatan sensor limit switch pada pintu gerbang bisa dilihat pada video dibawah ini:

Demikianlah uraian tentang produk listrik-praktis berupa Alarm Gate Open LP-GO 1.0 Anti Maling, perhatikan kembali keamanan kelistrikan saat melakukan instalasi, isolasi setiap melakukan koneksi antar kabel isolasi dengan isolasi listrik khusus untuk menghindari short circuit antar penghantar kabel, pastikan instalasi sudah sesuai petunjuk.

Bagi pembaca yang membutuhkan produk ini bisa langsung melakukan pemesanan via email ke alamat [email protected] dengan subject "PESAN LP-GO 1.0"

Masukan dan saran silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar.

Wassalam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Alarm Gate Open LP-GO1.0 Anti Maling"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel