Cara Instalasi ELCB Untuk Melindungi Keluarga dari Bahaya Listrik - LISTRIK PRAKTIS BLOGS

Cara Instalasi ELCB Untuk Melindungi Keluarga dari Bahaya Listrik

Cara Instalasi ELCB Untuk Melindungi Keluarga dari Bahaya Listrik

Keselamatan keluarga terlindungi dari semua potensi bahaya yang mungkin terjadi dirumah haruslah sangat diperhatikan apalagi bagi kita sebagai bagian dari keluarga atau bahkan sebagai kepala keluarga sangatlah bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan anggota keluarga kita. Salah satu potensi bahaya yang
mungkin terjadi di lingkungan rumah adalah bahaya tersengat listrik atau bahasa umumnya biasa dinamakan dengan istilah "kesetrum", Apalagi anggota keluarga kita tidak terlalu paham dengan listrik terutama bagi pembaca yang masih mempunyai anak kecil pada usia masa masa aktif dan penuh kepenasaran.
ELCB atau Earth Leakage Circuit Breaker merupakan salah satu komponen listrik yang bisa menjadi salah satu solusi untuk melindungi keluarga dari bahaya sengatan listrik. Pada artikel ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana cara instalasi ELCB untuk melindungi keluarga dari bahaya listrik.


Pengertian ELCB


ELCB adalah singkatan dari Earth Leakage Circuit Breaker atau istilah lain saklar pengaman arus sisa (SPAS), merupakan sebuah komponen proteksi instalasi listrik yang bekerja memutus arus listrik saat terdeteksi ada kebocoran arus listrik ke grounding atau tanah,dan yang lebih penting lagi ELCB bisa memutuskan arus listrik ketika terjadi kontak antara listrik dan tubuh manusia yang bersentuhan dengan ground. ELCB mempunyai spesifikasi : Tegangan (Volt), kemampuan kontak dialiri arus (Amper), arus kebocoran sebagai syarat proteksi kerja (Amper).


Gambar ELCB
Gambar ELCB via sentralnet.com


Prinsip kerja ELCB

 

prinsip kerja ELCB
prinsip kerja ELCB

Prinsip kerja ELCB secara sederhana diuraikan seperti pada gambar diatas. Alat ini bekerja dengan sistem differential, ELCB ini memiliki sebuah transformator arus dengan inti berbentuk gelang, inti ini melingkari semua hantaran supply ke beban atau peralatan yang diamankan, termasuk hantaran netral, ini berlaku untuk semua sambungan satu-phasa, sambungan tiga-phasa tanpa netral maupun sambungan tiga-phasa dengan netral. Dalam artikel ini saya membatasi pembahasan hanya pada ELCB 1 phasa untuk pengamanan bahaya listrik dirumah yang mayoritas menggunakan sistem 1 phasa.

Dalam keadaan normal, jumlah arus yang dilingkari oleh inti trafo adalah sama dengan nol karena besaran arus L dan N saat normal tersebut mempunyai nilainya sama tetapi memiliki perbedaan dalam hal vektor arus yaitu arah arus yang saling berlawanan antara L dan N yang terbaca pada ELCB ini, sehingga resultan arus yang terjadi antara L dan N tersebut akan terbaca 0 Amper. Jika terjadi arus bocor ketanah, misalkan 0,4 ampere, maka keadaan seimbang ini akan terganggu, karena itu dalam inti trafo akan timbul medan magnet yang membangkitkan suatu tegangan dalam kumparan sekunder, Arus defferntial terkecil yang masih menyebabkan kontak ini bekerja disebut arus jatuh nominal (If) dari kontak. Kontak ini desain untuk suatu arus jatuh nominal dengan besaran tertentu.

Pada saat terjadi gangguan arus yang mengalir dipenghantar phasa tidak sama lagi dengan arus yang mengalir pada netral. Mengacu pada hukum kirchof maka  IL ( I Phasa ) = IN ( I Netral ) + If  atau sistem dikatatakan dalam keadaan tidak seimbang, arus differensial ini dibandingkan dalam sebuat sistem trafo toroida.

Ketidak seimbangan antara arus phasa dengan arus netral menandakan adanya arus bocor ketanah. Hal ini bisa disebabkan karena kegagalan isolasi ataupun kontak langsung antara phasa ke ground. Ketidak seimbangan arus ini akan menyebabkan fluks magnet pada toroida sehingga pada bilitan sekunder toroida akan dibangkitkan suatu tegangan yang berfungsi untuk menggerakan relai pemutus mekanisme kontak, kemudian kontak utama ELCB akan memutuskan hubungan dengan peralatan.

Untuk instalasi rumah kita dapat memilih ELCB dengan kepekaan yang lebih tinggi yakni ELCB dengan ratting arus sisa 30 mA. Angka 30 mA tersebut adalah ambang batas kesetrum pada manusia yang jika melebihi akan membahayakan nyawa. Perlindungan yang ideal untuk instalasi listrik apapun seharusnya memiliki perangkat pengaman terhadap beban lebih ( MCB ), hubung singkat ( Fuse ) dan arus bocor ( ELCB ). Untuk mengamanka sistem dan peralatan yang kita gunakan sebaiknya sistem kita memilki pentanahan yang baik dalam arti nilai impedansi pentanahan harus sekecil mungkin agar pengaliran arus gangguan ketanah berlangsung dengan sempurna. Pentanahan yang baik bisa melindungi kita jika terjadi kebocoran arus pada body peralatan, jika peralatan tersebut ada kebocoran arus dengan ground, sebenarnya ELCB akan segera mengamankan, tetapi jika ELCB tersebut gagal mengamankan dan peralatan bocor tersebut menyentuh manusia maka arus listrik yang berbahaya akan lebih memilih mengalir pada tahanan yang lebih kecil. Oleh karena itu salah satu solusi pendukung juga selain ELCB untuk meng grounding kan setiap body peralatan listrik yang berpotensi terjadinya kebocoran arus yang membahayakan jika tersentuh manusia.

Pada ELCB juga tersedia fasilitas tombol reset atau tes untuk meyakinkan bahwa ELCB bekerja sebagaimana mestinya. Lihat gambar, kontak reset dihubungkan dengan resistansi yang besarnya didesain untuk menghasilkan arus jika kontak reset dihubungkan, dimana besarnya arus yang dihasilkan akan terbaca seolah - olah arus bocor dan harus bisa membuat ELCB bekerja. Rangkaian reset tersebut merupakan simulasi dimana ELCB akan membacanya sebagai arus bocor dikarenakan arus yang mengalir menuju netral pada rangkaian tersebut tidak dialirkan didalam lingkaran inti trafo arus, sehingga jika tombol reset tersebut dioperasikan maka akan ada perbedaan arus L dan N yang terbaca ELCB seolah-olah sudah terjadi arus bocor, dan ELCB harus segera mengamankan dengan memutus kontaknya.


Instalasi ELCB


Pada bahasan ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana cara instalasi dari perangkat ELCB ini. Saya sangat merekomendasikan instalasi ini bergabung dengan instalasi yang lain yakni MCB sebagai proteksi beban lebih, Fuse sebagai proteksi hubung singkat, dan ELCB sendiri sebagai proteksi arus bocor. Tetapi jika sistem anda tidak memungkinkan adanya proteksi -proteksi tersebut secara lengkap sebenarnya tidak akan mempengaruhi kinerja ELCB, tetapi kehandalan proteksi sistem secara keseluruhan untuk rumah anda kurang terjamin.

Wiring ELCB 1 phasa
Wiring ELCB 1 phasa

Dari gambar terlihat ELCB di instalasi bergabung dengan proteksi yang lain yaitu fuse dan MCB ( dalam hal ini adalah MCB pembagi ). Anda sebenarnya bisa memilih diruang lingkup dimana ELCB ini mengamankan, sebagai contoh dijaringan instalasi stop kontak saja, atau mengamankan semua jaringan listrik rumah, bisa dikondisikan dengan faktor resiko terjadinya arus bocor atau potensi bahaya penghuni karena kesetrum.

Jika anda selesai instalasi ELCB tersebut pastikan ELCB berfungsi dengan baik dengan simulasi arus bocor menggunakan tombol tes / reset. Ketika tombol tes / reset tersebut ditekan maka ELCB harus dengan cepat memutus kontaknya. Alasannya sudah saya jelaskan diatas.

Ilustrasi instalasi ELCB 1 phasa
Ilustrasi instalasi ELCB 1 phasa

Gambar ilustrasi diatas untuk memudahkan anda dalam menginstalasi mengacu pada gambar wiringnya. Dikondisikan bahwa MCB dan ELCB tersebut diletakkan dan disusun dalam satu box bersama. Ini hanya tips untuk estetika instalasi agar lebih rapi. Silahkan anda berimprovisasi sendiri.

Pada rangkaian diatas, sebenarnya masih terdapat kekurangan yaitu ketika terjadi arus bocor seperti gagal isolasi penghantar yang sifatnya permanen, dan sejenisnya yang membuat ELCB bekerja, maka listrik dirumah anda akan selamanya mati sebelum gangguan arus bocor tersebut anda temukan dan perbaiki. Jika hal ini mengganggu anda, instalasi ELCB bisa anda modifikasi dengan menambah MCB 2 kutub yang dipasang paralel dengan ELCB sebagai jumper atau bypass ketika anda butuh waktu mencari gangguan arus bocor sedangkan anda tidak mau supply listrik rumah terganggu. Artinya proteksi ELCB tersebut anda non aktif kan sementara selama gangguan arus bocor belum teratasi.

Lain halnya jika arus bocor tersebut karena ada anggota keluarga yang kesetrum, pemasangan rangkain ELCB diatas sudah cukup efektif untuk mengamankan dengan cepat memutus arus listrik. Kejadian ini sifatnya temporer, anda bisa langsung meng On kan kembali secara manual kontak ELCB yang semula berubah kondisi karena membaca arus bocor dikarenakan orang kesetrum, tetapi sebelumnya anda pastikan dulu bahwa orang yg kesetrum baik-baik saja dan sudah aman.


Modifikasi Instalasi ELCB


Berikut adalah modifikasi yang memungkinkan anda bisa mengkondisikan ELCB posisi aktif atau non aktif dalam mengamankan disesuaikan kondisi.

Modifikasi wiring ELCB 1 phasa
Modifikasi wiring ELCB 1 phasa

 
MCB 2 kutub
MCB 2 kutub

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, 1 buah MCB tambahan 2 kutub dipasang paralel dengan kontak ELCB semata-mata berfungsi untuk jumper atau bypass ketika ELCB dikondisikan harus non aktif sementara dikarenakan anda butuh waktu untuk mencari gangguan arus bocor yang sifatnya tetap, sedangkan supply listrik dirumah anda tidak mau terganggu.

Penggunaan ELCB bisa membuat anda lebih dini mengetahui ketidak beresan instalasi rumah anda ketika ada gangguan arus bocor pada instalasi yang bersifat permanen dan membutuhkan perbaikan. kejadian ini biasanya tidak akan terdeteksi oleh MCB ataupun fuse jika besarnya arus bocor masih diluar jangkauan kedua proteksi tersebut. Hal ini tentunya sangat membahayakan dikemudian hari karena bisa jadi pemicu kebakaran rumah. Oleh sebab itu segera temukan permasalahan yang terjadi ketika ELCB bekerja karena arus bocor yang sifatnya permanen tersebut, agar setelah problem diatasi ELCB bisa standby kembali mengamankan rumah dan anggota keluarga anda.


Ilustrasi modifikasi instalasi ELCB 1 phase
Ilustrasi modifikasi instalasi ELCB 1 phase

Dari gambar diatas maka fungsi MCB 2 dalam kondisi normal harus dalam keadaan kontak Off / open, artinya pada kondisi ini ELCB standby operasi sebagai pengaman.

Sebaliknya, MCB 2 bisa anda kondisikan On / close karena sesuatu hal, artinya ELCB kondisi tidak aktif mengamankan. Hal ini bisa anda lakukan jika ada ketidak beresan dalam instalasi rumah anda yang bersifat permanen dan anda butuh waktu untuk melacak dan memperbaiki ( lengkapnya sudah saya jelaskan diatas ).

Dengan modifikasi instalasi seperti ini anda tidak terlalu direpotkan ketika terjadi kasus kebocoran isolasi yang sifatnya permanen tersebut terjadi.

Penting sekali untuk memastikan ELCB kembali aktif stanby mengamankan instalasi anda jika perbaikan sudah anda lakukan. Pastikan posisi MCB 2 harus selalu dalam keadaan Off jika instalasi sudah kembali normal. On kan kontak ELCB secara manual, tes fungsi terlebih dahulu untuk kepastian ELCB masih kondisi bagus.

Note : Bagi anda dan penghuni rumah yang kurang familyar dengan instalasi, ada baiknya MCB 2 tetap terpasang tetapi tidak diinstalasi dengan ELCB, MCB 2 tersebut di connect / diinstalasi dengan ELCB jika saat dibutuhkan saja seperti kasus kebocoran permanen yang telah dijelaskan diatas.

sangat direkomendasikan agar dalam pekerjaan instalasi selalu memperhatikan 5 langkah keselamatan kerja kelistrikan serta didampingi oleh orang yang berkompeten.


Demikian artikel tentang cara instalasi ELCB untuk melindungi keluarga dari bahaya listrik. Saran, masukan ataupun koreksi silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar.


Wassalam.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, atau ketikan email anda pada kotak yang disediakan kemudian klik tombol "Subscribe" Jangan lupa cek email untuk verifikasi. Nama email anda kami rahasiakan. GRATISSS!!!
96 Komentar untuk "Cara Instalasi ELCB Untuk Melindungi Keluarga dari Bahaya Listrik"

sangat bermanfaat,smg lebih byk lagi tips2 yg akan membantu dan menambah wawasan...salam genius...

amiin, bagi para pembaca agar bisa lebih bijak menyikapi dan memahami content dari artikel ini, semoga menambah ilmu...

baik sekali info nya,update trus info nya....trim.

maaf mas kalo begitu mcb yang dua itu buat paan ?
terus kalo mcb dua di sambungin dengan satu mcb nya ajja yang satu lagi buat apa ?

MCB 2 hanya untuk servis jika ada kebocoran permanen yang butuh waktu perbaikan. fungsinya membuat non active elcb selama pelacakan gangguan tanpa mengganggu supply ke rumah.

kalo masih bingung atau kurang paham diabaikan saja tidak usah dipasang tdk apa2. optional gan...

sama2 mas rule@audio, semoga bermanfaat

maaf pak Bagong, harga saya kurang update, mungkin sekitar 300 - 400 rb, atau bisa coba googling banyak online shop yang menjual.

terimakasih sudah berkunjung

harga ELCB 25A,30mA mulai dari 285rb
di cilegon bisa sampai 400rb

yg 16A, 30mA dicilegon bisa sampai 700rb.
tapi dipasaran agak susah.

klo yg lebih sensitif lg 10mA lebih mahal.

instalasi proteksi rumah versi schneider electric
https://www.youtube.com/watch?v=fk2uJM_KlTk

surge arrester'a lumayan bisa sampe 1jt

mantap om radi, semoga lancar terus bisnisnya..he..

Info menarik.. Penjelasannya mudah difahami..Nuhun Kang

sami2 kang asep, terimakasih sudah berkunjung...

Brrti wktu ad gangguan/krusakan prmnen ELCB tu lngsung of, dn klw mw di perbaiki, yar ad arus lg hrus di on kan mcb 2 ya pak

Yup... betul sekali, mcb2 di on hanya untuk keperluan servis.

Trima.kasih tuorial nya,, skalian tanya.. saya install ?ntuk.di bank,, dari saklar penghubung genset dan.pln, di sambung rccb 3 fhasa, ketika.tuas rccb di naikan,, tuas rccb langsung turun, apa yg salah ya? Instalasi nya? bagaimana solusinya? Trima.kasih

Mohon.bantuan nya,, kenapa.rccb 3 fhasa waktu di beri arus 1 sa ( pln 3 fhasa.blm ada ), tuas rccb tidak mau.naik,, apa yg salah? Bagaimana solusinya? Trima.kasih.

prinsip rccb 3 phasa ataupun 1 phasa sebenarnya sama yaitu membandingkan arus keluar ( L ) dan arus kembali ( N ) harus sama ( hanya vektor arusnya yang berbeda ), artinya resultan / jumlah arus phasa dan netral yang terinstalasi di rccb adalah nol. ketika rccb tsb trip / turun berarti ada indikasi kebocoran arus setelah rccb. Bisa anda buktikan dengan cara mengukur arus "kembali"di penghantar netral sebelum rccb dan setelah rccb, jika nilainya berbeda sudah bisa dipastikan ada kebocoran arus, jika hasilnya sama maka perlu dicurigai kondisi rccb nya atau instalasi rccb nya yang bermasalah.

pengukuran arus pada penghantar netral saja bisa dilakukan menggunakan tang amper

pastikan bahwa tidak ada arus bocor di instalasi anda bisa juga dilakukan dengan cara mengukur arus phasa dan netral secara bersamaan dengan tang amper, hasilnya harus nol. Jika tidak nol maka ada kebocoran diinstalasinya. rccb sangatlah sensitif membaca perbedaan arus karena ada kebocoran arus pada instalasi.

Terima kasih banyak telah mau membagi ilmunya.....

Terima kasih telah berbagi ilmu yg bermanfaat...
Mau tanya sekalian..
1). bisakah mcb 2 kutubnya diganti dengan menggunakan 2 buah mcb biasa (1 mcb utk kabel fasa yg lain utk kabel netral).
2). brp amper nilai yg direkomendasikan pd mcb 2 kutub dengan daya listrik 2200w.

1. MCB 2 kutub tidak masalah jika diganti MCB 1 phasa 2 buah, karena fungsi MCB tersebut hanya untuk akses servis saja ketika ELCB di non aktifkan ketika perbaikan gangguan arus bocor

2. Nilai untuk MCB 2 kutub untuk daya 2200 VA adalah minimal sama dengan yang terpasang di KWH yaitu 10 A, lebih besar juga tidak masalah, penentuan Amper MCB tersebut bisa bapa baca lebih jelas di artikel saya lainnya yaitu http://www.listrik-praktis.blogspot.co.id/2016/01/cara-menentukan-amper-mcb-phb-rumah-yang-benar.html
terimakasih sudah berkunjung... :)

Bagus banget ini,nambah wawasan dan ilmu. Lanjut terus pak

terimakasih P' Yanuar, semoga bermanfaat bagi yang lainnya...

Terima kasih untuk jawabannya.
Tetap terus berbgai ilmu, semoga barokah, Amiin YRA :)

aamiin ya rabbal alamiin... terimakasih do'anya P Rahadimm...

Mf pak mau tanya ni..bagaimana mencari penyebab elcb sering trip..atau mencari kebocoran arus pd peralatan atau kabelnya..soalnya setelah elcb trip itu terus langsung bisa on kembali..jarak 1 - 3 jam terus trip kembali. Itu bgmn solusinya pak..trimakasih

Artinya gangguan instalasi di tempat pak Zai sifatnya temporer. Coba cek setiap penghantar instalasi khususnya pada bagian koneksi harus benar2 kencang tidak boleh longgar, atau bisa juga ada luka kecil dikabel penghantar yang berinteraksi langsung dengan tanah / ground yang jika dibiarkan menimbulkan kebocoran arus. tripnya ELCB adalah indikator adanya arus bocor, solusi pengecekan menurut saya sebatas visual dengan ketelitian.

Saya pernah liat tutorial pemasangan elcb dari schinider.
Ada mcb utama 10a, lalu masuk ke elcb, lalu dari elcb dibagi lagi ke 3 buah mcb 6a.
Yg mau saya tanyakan, jika terjadi kebocoran arus, mcb mana yg akan turun. Apakah yg 10a atau salah satu dari mcb 6a? Atau elcb.. Mohon pencerahannya.

jika terjadi arus bocor maka yang akan bekerja adalah ELCB sesuai dengan prinsip kerjanya mendeteksi keseimbangan arus keluar dan arus kembali dengan selisih arus di 30 mA. MCB 10 dan 6 A kalau konteksnya cuma arus bocor, keduanya tidak akan bekerja jika capaian arus bocor tersebut tidak mencapai daerah kerja MCB tersebut yaitu 10 dan 6 A.

penjelasan ada dikomen saya dibawah pak, he..he... terimakasih kunjungannya..

Pak bro saya mau tanya disisi lubang obeng atas elcb ada huruf N yang artinya netral(dimanual begitu) trus di diagram anda koneksi N kok di pasang phasa L itu ada pengaruh nya tidak di prinsip kerja elcb. Kemudian jika input pln di balik masuk dari bawah elcb out jadi diatas elcb pengaruh nda

kalo masalah L dan N yang ketuker menurut saya karena listrik arus bolak balik jadi tidak akan berpengaruh, tapi kalau input PLN dibalik masuk dari bawah saya tidak bisa menjamin elcb bekerja dengan baik. sangat direkomendasikan agar dalam instalasi apapun jikalau ada manual book, ikuti manual booknya.

Biasa meter untuk rumah bebanx 450 kalau mo pake ELCB brp A yg hrs di gunakan...
Untuk cable standartx brp Mm untuk groun juga....
Rencana saya kluar dari ELCB msk ke boxMCB bs gak ya soalx mo bagi2 gitu..
1.MCB untuk -+10 lampu
2.MCB untuk -+10 cok

Spec ELCB yang harus dipasang tetap 30 mA ( batas arus aman pada manusia )tidak terpengaruh dengan daya terpasang dirumah 450 VA.
untuk daya 450 VA berarti pembatas arus sekitar 2 A. Luas penampang kabel 1,5 mm punya kapasitas dialiri arus ( KHA terus menerus ) sebesar 18 A. Tetapi saya lebih merekomendasikan luas penampang 2,5 A agar pengembangan instalasi tidak perlu ganti kabel lagi.
Keluar ELCB langsung ke PHB ( box MCB ) ga masalah..

Mas, mau tanya. Sebenarnya kabel fase (setrum) dari PLN yg masuk ke MCB utama dlm box itu dipasang di terminal bawah atau atas ya? dan selanjutnya ke ke MCB pembagi masuknya ke terminal atas atau bawah ya? Krn sy lihat banyak yg masuk di MCB bagian bawah dulu, ada juga yg dari atas dulu. Begitu jug pada MCB pembagi ada yg dr atas dan bawah ke beban, banyak juga sebaliknya. Terima kasih mohon penjelasannya.

Kalau untuk input dan output MCB PLN (listrik arus bolak-balik) menurut saya tidak jadi masalah mau dari atas dulu atau dari bawah dulu sebagai inputnya, intinya jika MCB tersebut difungsikan untuk pemutus atau pengaman, sisi beban harus mengambil dari keluaran / output MCB, jangan sampai di MCB pembagi, sisi beban ngambil dari input / masukan MCB dijumper dengan kabel fasa yang masuk, karena fungsi MCB jadi percuma jika seperti ini.
mudah-mudahan anda mengerti yang saya maksud.
terimakasih sudah berkunjung... :)

Kalau mcb 2 lupa blm di off kan, sementara elcb sudah on , gmana gan?

Kalau MCB 2 keadaan masih On sementara elcb sudah on, maka fungsi elcb akan menjadi percuma. saat mendeteksi arus bocor elcb akan trip tapi aliran listrik tetap mengalir ke arus bocor tersebut via MCB 2 tersebut.
tapi secara teknis elcb dan mcb 2 on bersamaan tetap aman tidak akan terjadi gangguan hubung singkat apapun, hanya saja elcb seolah non active.

Simple aja saya nanya pak krn sy org awam hehehe... Elcb dipasang untuk protect klo manusia kena setrum.. bukannya tanpa elcb klo manusia kena strum mcb akan turun ya?? Maafkan pertanyaan yg kurang bermutu ini.. heheheh

jika manusia kena setrum tetapi pengaman instalasi tidak memakai ELCB/hanya MCB, maka MCB tersebut kemungkinan besar tidak akan turun. Karakter MCB adalah bekerja berdasarkan prinsip magnet dan thermis berdasarkan nilai pengenal arus proteksinya bukan bekerja berdasarkan identifikasi adanya arus bocor seperti ELCB. Secara umum untuk instalasi rumah minimal nilai MCB pengenal proteksinya minimal 2 Ampere. Untuk kasus kesetrum maka nilai Amper yang mengalir ke tubuh manusia untuk tegangan rendah dirumah tidak akan mencapai 2 A sehingga MCB tidak akan turun. Arus yang mengalir pada tubuh manusia bisa dihitung dengan cara tegangan dibagi tahanan tubuh manusia ( secara umun 1000 Ohm ), sehingga jika tegangan PLN dirumah tersentuh tubuh maka arus yang mengalir pada tubuh adalah 220 V / 1000 Ohm = 220 mA ( berpotensi menyebabkan kematian pada rentang waktu tertentu ). Arus yang diperbolehkan / aman melewati tubuh manusia berdasarkan penelitian adalah berkisar 50 mA, dengan ELCB nilai minimal 30 mA saja yang mengalir ketubuh manusia akan segera diamankan.

Jadi mmg seharusnya wajib ya pasang elcb biar aman ya pak.. thanks pak atas jawabannya

tidak wajib juga pak, hanya alternatif proteksi saja agar keluarga khususnya anak2 bisa terproteksi dari bahaya kesetrum. Sifatnya opsional, bisa saja bapak tidak memasang ELCB tapi mensiasati posisi stop kontak jauh jangkauannya dari anak kecil atau stop kontak dipasang fitur pengunci mekanik dsb.

saya awan tapi niat untuk memasang ELCB.. nah ada beberapa referensi yang berbeda-beda mengenai urutan pemasangan ELCB ini.. ada yang memasang setalh MCB utama-ELCB-MCB PHB... adajuga yang memasang MCB Utama-MCB PHB-ELCB,, mohon pencerahan terbaiknya gimana pak.. thankss..

Semuanya bisa dipakai pak, tidak masalah yang penting pemasangannya serial terhadap MCB, bukan paralel.

terima kasih pak atas waktunya... semoga bapak tidka bosan-bosan menjawab pertanyaan saya mengenai kelistrikan.. hehehehe

@ Muh. Akram Syawal, Sama-sama pak semoga bermanfaat dan pertanyaan bapak bisa jadi mewakili kepenasaran pembaca yang lain juga.
terimakasih sudah berkunjung...

harga ELCB tergantung merk,misal untuk SNI merk INS , ELCB 1 phase harga sekitar 150ribuan,untuk yg 3 phase 225ribuan,untuk yg merk LMK SCHNEIDER ,1 phase Rp.185ribuan,yg 3 Phase 275ribuan

terimakasih infonya p' Wiyono alwi

Sangat bagus artikelnya.. Terimakasih.. (y) ;)

Kalo dilihat dari gambar di atas Untuk input arus pln pada mcb dan ELCB diambil dari output mcb dan ELCB ya, klo seperti itu bisakah mcb berfungsi maksimal sebagai pengaman dan pemutus arus bila terjadi konsleting?

Apabila input arus pln dimasukan ke input mcb(bagian bawah) dan output (bagian atas), dan untuk ELCB apa juga harus seperti demikian ataukah tetap seperti gambar di atas ? Terima kasih.

Proteksi MCB sama sekali tidak terpengaruh dengan terpasang serial ELCB dikarenakan prinsip kerja dari kedua alat ini berbeda pak.

MCB punya prinsip thermal (panas karena beban lebih diluar kapasitasnya)dan prinsip magnetik (terdapat lilitan pada MCB yang menjadikan sifat magnet yang mentripkan kontak MCB jika ada arus yang sangat besar melebihi kapasitas MCB, seperti short circuit.

Sedangkan ELCB hanya membaca keseimbangan loop arus arah masuk (netral)dan arah keluar (fasa), resultan loop arus=0. jadi pasti akan bekerja jika ada kebocoran arus dengan selisih sesuai settingnya. (seting aman untuk manusia = 30mA).

Jadi, jika konteksnya "konsleting" misal karena hubung singkat fasa dan netral, MCB punya peran memutuskan aliran listrik dengan karakteristik magnetik dan thermal karena ada arus yang tinggi, sedangkan ELCB tidak akan merasakan selama resultan loop arus tetap nol.

Kecuali jika konsleting tersebut konteksnya adalah arus hubung singkat ke tanah atau terhadap ground maka disamping MCB yang merasakan, ELCB pun akan ikut berperan mengamankan. Proteksi mana yang bekerja duluan tergantung dari sensitifitas MCB dan ELCB tersebut yang jelas pada kasus ini MCB dan ELCB tidak saling menghilangkan peran, proteksi tetap akan berfungsi maksimal mengamankan instalasi.
terimakasih.

Pemasangan ELCB terhadap MCB harus tetap serial agar fungsi dari masing-masing proteksi mengamankan gangguan tetap maksimal tanpa saling mempengaruhi. Jika dipasang terpisah satu sama lain / paralel, maka fungsi dari proteksi akan menjadi percuma. penjelasan sudah saya uraikan pada komentar sebelumnya.

Mohon pencerahannya pak, maklum saya org awam dengan listrik dan ingin sekali mempelajari listrik.
1. Saya pernah melihat rangkain di beberapa literatur dan video, out put dari ELCB ke beberapa MCB pembagi diinputkan dari atas mcb dan output nya dari bawah mcb (kebalikan) dst. Sedangkan pada umumnya Input arus dari bawah mcb dan outputnya dari atas. Manakah instalasi yang benar untuk Output dari ELCB ke MCB Pembagi. apakah masukan arus dari output ELCB langsung dimasukan dari atas MCB atau kah dari bawawah MCB. Terima Kasih. Dan apabila Output ELCB disambungkan ke bagian atas MCB Pembagi (beda dari pemasangan pada umumnya) fungsi MCB sebagai pembatas arus dan pencegah konsleting dapat berfungsi sesuai harapan ?

2. Berapa Idealnya ukuran MCB Master dan ELCB untuk rumah tinggal dengan daya 900 Watt.

Terima Kasih.

1. Masalah pemasangan ELCB terhadap MCB pembagi, input yang diterima MCB dari out ELCB dimasukkan ke MCB dari atas ataupun dari bawah tidaklah menjadi masalah selama posisi input dan output MCB setelah instalasi jelas. Terbaliknya posisi input dan output sebuah MCB tidak akan berpengaruh pada kinerja MCB, tetap aman dan proteksi tetap akan bekerja sesuai harapan.

Saran saya setiap instalasi MCB sebaiknya ikuti standar instalasinya yaitu yang tertera pada nameplate MCB tersebut. Meskipun terbalik tidak jadi masalah, pemasangan standar bisa membantu anda memeriksa instalasi melacak gangguan dengan mudah.

2. Ukuran MCB master untuk daya 900 Watt adalah 4 Ampere. Sebetulnya daya kontrak PLN adalah satuan VA. Untuk 900VA MCB master 4 Ampere dan nilai MCB tersebut dalam pengawasan dan otoritas PLN.

Adapun spesifikasi ELCB untuk daya 900 Watt tersebut adalah berapapun daya listrik terpasang dirumah, pilihlah spec ELCB diratting arus bocor ( I delta n) 30mA s/d 50mA batas arus sentuh aman bagi manuasia.
Untuk arus kontak In ELCB pilihlah sesuai dengan instalasi dirumah. Jika 900 VA maka In minimal ELCB adalah 4A, jika tidak tersedia dilapangan In lebih besar dari 4A lebih baik. In ELCB dibawah MCB master rumah 4A tidak boleh dan tidak diijinkan.
Sedangkan ratting tegangan ELCB pilih rating tegangan 1 fasa standar PLN di rumah yaitu 220Volt.

Selamat siang pak,

Berdasarkan pengalaman real saat terjadi konsleting listrik, MCB penahan jatuh, diikutin pula jatuhnya MCB di KWH meter PLN.
Bagaimana caranya agar saat Konsleting hanya MCB penahan atau MCB pembagi beban saja yang jatuh, dan MCB KWH meter PLN tetap aman dan berapa idealnya nilai MCB Penahan setelah MCB KWH meter PLN untuk daya listrik 900 Watt. Terima Kasih.

Ada beberapa fungsi pemasangan MCB pembagi diantaranya adalah sebagai pembatas arus pada jalur beban tertentu, sebagai media pemisah saat servis di jalur tertentu, proteksi jalur tertentu.

Untuk daya listrik 900VA maka MCB KWH = 4A, MCB pembagi jika difungsikan sebagai proteksi dan pembatas arus dijalur tertentu, ratting maksimal adalah sama dengan MCB KWH. Jika terjadi konsleting maka MCB pembagi dan MCB KWH sama-sama akan merasakan lonjakan arus yang tinggi, adapun mana yang trip duluan adalah berdasarkan karakter MCB tersebut mengamankan terhadap fungsi waktu. Bisa MCB pembagi dulu yang trip, MCB KWH dulu yang trip, atau keduanya trip, semuanya sangat memungkinkan.

Jika yang diinginkan adalah ketika terjadi konsletting hanya MCB jalur saja yang trip maka solusinya bisa memasang MCB dipembagi dengan nilai dibawah rating arus MCB KWH, tetapi akan ada kerugian dalam optimalisasi pemakaian beban dijalur MCB pembagi tersebut menjadi dibawah kontrak. Solusi lain yang lebih praktis untuk kondisi konsletting tanpa kerugian optimalisasi beban adalah dengan mengganti MCB pembagi menggunakan sikring patron dengan rating arus minimal sama dengan MCB KWH (diatas MCB KWH pun tidak apa-apa). Hal ini dikarenakan pada kondisi konsleting karakteristik memutuskan beban oleh sikring patron lebih cepat dibandingkan MCB.

untuk referensi sebaiknya baca artikel saya tentang:

1. http://listrik-praktis.blogspot.co.id/2016/01/cara-menentukan-amper-mcb-phb-rumah-yang-benar.html

2. http://listrik-praktis.blogspot.co.id/2016/01/instalasi-handal-setelah-kwh-dan-mcb-utama.html

semoga membantu.

Didalam gambar , instalasi tidak dibumikan.Adipakah tidak ada pengarauh pembumian instalasinya terhadap funsi ELCB.Kalau ada kabel netral disambung disisi saluran masuk ELCB ataukah disaluran ELCB.Terimakasih

pada pemasangan elcb tidak ada fasilitas pembumian, andaikan anda memasang pembumian pada beban listrik setelah elcb sama sekali tdk ada pengaruh pada fungsi kerja elcb, hanya saja jika terjadi arus bocor, pembumian akan mengamankan arus bocor tersebut ke bumi dan elcb pun akan mendeteksi dengan cepat indikasi arus bocor tersebut dan elcb akan trip.

Kabel netral dan fasa sumber keduanya harus masuk ke elcb seperti gambar di artikel diatas.

terima kasih mas infonya, saya hendak pasang instalasi baru, elcb sudah di beli, tapi saya maupun tukang listrik di lingkungan saya, masih awam cara pemasangan elcb. (takut salah pasang) jika berkenan, mohon mas suhinar dapat mencantumkan no kontak, saya ingin berkomunikasi langsung. terima kasih.

Mas saya sudah beli elcb, tapi saya dan tukang listrik ragu mau pasang karena terkendala tulisan N di elcb bagian atas dan bawah, jika berkenan mohon saya minta no kontak sampean agar bisa berkomunikasi langsung, trims kasih

P Asep ikuti saja langkah dan gambar diatas, lebih baik lagi ikuti data analog alatnya pak, perihal takut salah pemasangan disediakan fasilitas tes atau reset pada ELCB tersebut. Ketika sudah terpasang pencet tombol tes tersebut, ELCB harus kerja memutuskan listrik fasa dan netral. kalau pemasangan terbalik saya rasa ga masalah pak untuk listrik rumah karena jenis listriknya arus bolak balik. tetapi tetap saya merekomendasikan pemasangan sesuai data sheet alat tsb.
terimakasih, semoga membantu.

di ELCB memang yang dipasang phasa dan N. N adalah netral. Memang untuk orang yang tdk terbiasa akan terasa aneh, kabel netral ko masuk ELCB. Karena di MCB yang bentuknya mirip, kabel netral selalu pass tidak pernah masuk MCB, hanya phasa saja yang masuk MCB. Kalau di ELCB memang kabel netral harus masuk ELCB pak, tdk usah khawatir. Ikuti saja langkah dan gambar diatas, lebih baik lagi ikuti data analog alatnya pak, perihal takut salah pemasangan disediakan fasilitas tes atau reset pada ELCB tersebut. Ketika sudah terpasang pencet tombol tes tersebut, ELCB harus kerja memutuskan listrik fasa dan netral. kalau pemasangan terbalik saya rasa ga masalah pak untuk listrik rumah karena jenis listriknya arus bolak balik. tetapi tetap saya merekomendasikan pemasangan sesuai data sheet alat tsb.
terimakasih, semoga membantu.

Selamat siang... Saya tertarik dengan artikel ini.Rumah saya 2200 watts. Pada gambar pertama terdapat 1 mcb dan 1 ELCB. Pertanyaan saya : 1. Apa fungsi mcb (sebelum ELCB). 2. Bagaimana melakukan pembagian group?. 3.menurut tukang listrik yang mengerjakan, diperlukan 1 mcb 16 ampere sebagai mcb power, setelah itu baru mcb pada tiap group.apa yang dimaksud mcb power? Terimalah, mohon pencerahan bapak karena saya awam sekali tentang listrik.

1. Fungsi MCB sebelum ELCB, memutuskan aliran listrik menuju ELCB tanpa mematikan MCB utama untuk keperluan servis / pemasangan ELCB. MCB ini bisa dihilangkan, perannya bisa tergantikan MCB utama di KWH.
2. Cara melakukan pembagian group untuk daya 2200 VA bisa dilakukan dengan MCB di PHB masing-masing 10 A, untuk lebih jelasnya baca artikel saya disini : http://listrik-praktis.blogspot.co.id/2016/01/cara-menentukan-amper-mcb-phb-rumah-yang-benar.html
3. MCB power yang dimaksud adalah MCB sebelum masuk PHB / sebelum dilakukan pembagian group. nilai 16 A sebenarnya terlalu besar jika mengacu pada daya terpasang 2200VA tetapi tidak masalah karena proteksi beban lebih sudah terback up MCB utama 10A. MCB power yang dimaksud disini untuk melokalisir instalasi PHB tanpa memutuskan MCB utama. Tidak dipasangpun tidak mengapa.

Demikian, semoga membantu.

Trimakasih... Sangat jelas dan menolong. Saya akan liat link berikutnya. Dan klo berkenan saya akan tanya lagi :)

kembali kasih..:)
silahkan pak, cari referensi lain untuk pembanding jika diperlukan.

Mas Suhinar Saya sudah pasang elcb anti kontak manusia, cara pasangnya phasa dari elcb di masukkan ke mcb sebanyak 2 mcb (karena dibuat 2 grup), pertanyaan saya dengan cara pasang seperti itu apakah elcb dapat berfungsi / trip jika kontak dengan manusia

Terimakasih....sangat membantu Pak

Bantu jawab ya pak suhinar, pak andi kalau sudah terpasang ELCB sebaik'a semua beban baik fasa maupun netral'a dipasang dari output ELCB.

Jika ingin menambahkan grounding (PE)
Untuk KWH biasa PE dan Netral boleh digabung, kalau kwh prabayar PE dan N jgn digabung.

apakah setelah pasang elcb. masih perlu pasang mcb. mas?

mhn pencerahannya utk tambahan referensi di blog saya tempat kita berbagi ilmu
https://duniaberbagiilmuuntuksemua.blogspot.com

salam

dan ditunggu kunjungannya

MCB dan ELCB adalah 2 proteksi yang saling berbeda peruntukannya, jadi dengan terpasangnya ELCB fungsi MCB tetap dibutuhkan, tidak terbackup ELCB sama sekali.

Menarik sekali mas artikelnya...sy hanya berbagi pengalaman sedikit saja.semoga kita tidak mengalami dan lebih berhati hati...kejadian ini saya alami ketika sy sebagai teknisi di sebuah pma.pernah mengalami arus kejut ketika pengechekan panel dust coll.tr dry. Untungnya system panel dipasang elcb 15a/1phase yang pas kejadian tangan pegang body panel sehingga trip elcb dan alhamdulilah sy pun selamat .sejak kejadian trsbt sy harus berhati2 lagi dlm pengechekan panel listrik.klo saja mcb yg terpasng...apa jadinya .sekian pengalaman saya mdh2 bermanfaat

nice share P' Naiman, semoga menjadi pelajaran bagi pelaku instalasi lain agar lebih berhati-hati.

mohon penyerahan pak. klo listrik di rumah 900 watt
apa bisa pakai elcb ukuran 63A???

Kalo listrik di rumah pake 450 watt berapa ampere ya pasang ELCBnya...trims

arus proteksi ELCB tetaplah 30mA berapapun daya terpasang rumah, arus kontak silahkan sesuaikan dengan instalasi yang ada, jika terpasang 450VA atau 450watt berarti spec arus kontak ELCB minimal 2A, lebih besar lebih baik. Dipasaran kemungkinan spec arus 2A tidak ada, pada umumnya 25A, dan itu tdklah masalah.

Pak maaf numpang tanya , kalo nilai resistansi pmbumian di sistem dirubah rubah apakah ada pengaruh nya ke waktu pemutusan elcb ?

Terus elcb itu apakah kinerja nya (waktu pemutusan) di pengaruhi oleh nilai arus bocor atau tidak ?

Trimakasih mhon pencerahan nya

Maaf numpang tanya pak, saya tertarik dengan wawasan bpak,
Saya mau nanya sputar elcb ,

1. Kalo pasang elcb di sistem TT ,nah kalo nilai ground yg di sisi sistem dan di sisi peralatab dirubah rubah rubah apakah bakalan berpengaruh ke waktu pemutusan elcb tidak pak?

2. Apakah kinerja elcb( waktu pemutusannya) dipengaruhi oleh besar nya nilai arus bocor atau tidak?

Mhon pencerahan nya trimakasih

1. sistem TT dimana titik netral disatukan dengan ground, untuk sistem 1 phasa rasanya tidaklah menjadi masalah selama koneksi netral terhadap ground dilakukan sebelum masuk terminal ELCB. Jika koneksi netral tersebut dilakukan setelah melalui ELCB ini barulah akan mempengaruhi kinerja ELCB.

2. Kinerja ELCB jelas dipengaruhi besarnya nilai arus bocor, semakin cepat tercapai nilai arus sesuai setingan arus bocornya semakin cepat ELCB tersebut trip.

tergantung instalasi dari pembumian tersebut terhadap instalasi ELCB. pengaruhnya lebih ke posisi instalasi pembumian bukan pada besar kecilnya nilai resistansi pembumian

Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!

Back To Top